Kamis, 13 Desember 2012

Pola Hidup Sehat Tentukan Penampilan di Lapangan


Ada dua faktor penting dalam menentukan performa seorang atlet di lapangan pertandingan. Selain latihan yang teratur, faktor pendukung lainnya yakni dukungan nutrisi dari dalam tubuh. Untuk mendapatkan gizi yang cukup guna menunjang latihan, maka atlet harus menjaga pola makan yang baik.

Demi menjaga permainan terbaik di ajang sekelas ASEAN Basketball League (ABL), tim Indonesia Warriors harus bisa mengkombinasikan kedua faktor itu dengan baik. Selain latihan teratur, pemain Warriors juga harus pandai-pandai mengatur pola makan setiap hari.

"Tidak ada seorangpun yang bisa tampil bagus di semua pertandingan basket jika ia tidak berlatih keras dan makan makanan bergizi. Untuk mencapai penampilan terbaik dibutuhan kedua hal itu," kata Rony Gunawan, kapten Warriors dalam acara Meet and Greet di Jakarta, Selasa (7/2).

Terkadang supaya memperoleh nutrisi terbaik bagi kebutuhan seorang pemain, mereka harus rela mengkonsumsi makanan yang beda dari biasanya.

"Setiap hari saya membuat jus dari dada ayam dan seringa makan tulang iga babi. Karena makanan seperti itu akan sangat bermanfaat bagi kita," tambah Rony.

Dengan pengaturan pola makan seperti itu diharpan Ronny bisa tampil bagus di semua pertandingan ABL.

Sementara pelatih Warriors, John Todd Purves menganggap sangat perlu seorang pemain basket mengatur program diet mereka. "Kompetisi ABL memiliki 21 pertandingan yang akan dimainkan oleh setiap tim, saya pikir itu merupakan jumlah yang banyak. Karena itu pemain harus pandai menjaga kondisi dan pola makan mereka supaya bisa tetap fit di semua pertandingan," tandas Purves.

Sepanjang musim ini, Purves ingin semua pemain Warriors berada dalam kondisi terbaik. Ia berharap Warriors bisa terus menang dan mampu menembus babak play-off.

Selasa, 11 Desember 2012

Peraturan LA Lights Streetball


Berikut adalah panduan peraturan LA Lights Streetball  buat teman-teman yang mungkin ingin mengikuti kompetisi tersebut, atau sekedar ingin memahami peraturannya sebagai seorang penonton:
I.        RULES OF DA GAME
1.     Peraturan yang berlaku, seperti layaknya permainan BOLABASKET pada pertandingan regular.
2.    Waktu pertandingan:  2x8 menit kotor (Day-1), 2x10 menit kotor (Day-2).
3.    Waktu bersih digunakan hanya pada 2 menit terakhir babak ke dua.
4.     Setiap tim mendapatkan 1 kali TIME OUT dengan durasi 30 detik per babak dalam setiap pertandingan (2 time out per-pertandingan).
5.     TIME OUT tidak dapat diambil saat 1 menit terakhir pada babak pertama di satu pertandingan.
6.     Berlaku Peraturan 24 second Shot Clock .
7.     Setiap babak diawali dengan Tipp Off.
8.     Dalam semua tembakan Free-throw, bola harus terlebih dahulu menyentuh Backboard dan Rim atau Rimsaja untuk dihitung sebagai Free-throw resmi dan pemain dilarang melakukan dunk hanya dengan memantulkan bola ke backboard kecuali bola menyentuh Rim terlebih dahulu.
9.     Travelling dan Double Dribble tetap berlaku jika pemain tidak dalam melakukan gerakan Streetball.
10.  Dalam pertandingan Tidak berlaku peraturan Back Ball.
11.  Pergantian pemain dapat dilakukan pada setiap saat dengan lapor kepada petugas meja.
II.        POINTS LA Lights STREETBALL 
1.     Nilai tembakan sama seperti permainan bolabasket pada umumnya 2 , 3 dan 1 point untuk Free Throw.
2.     Nilai-nilai tambahan di LA Lights Streetball:
-   Slamdunk             :  3 Points
-   Alley Oop             :  3 Points / 4 Points (with trick pass or assist)
-   PointBreaker!        :  2 Points
-   Continuity point     :  1 Point
-   Special Shooting   :  4 point di area 4 , 5 point dari batas tengah lapangan.
3.     POINTBREAKER! diberikan oleh juri apabila pemain BERHASIL melewati lawan dengan trik / gaya streetball. Juri terdiri dari 3 orang dan POINTBREAKER! adalah sah jika minimal 2 orang juri memberikan penilaiannya. 
4.     POINTBREAKER! diberikan apabila:
-   Pemain berhasil melewati lawan dengan melakukan triks / gerakan streetball & tetap menguasai bolanya kembali.
-   Pemain berhasil menipu lawan dengan tricks / gerakan streetball. (tanpa harus menguasai bolanya kembali).
5.     Continuity Point. diberikan apabila pemain berhasil melewati lawan dengan trik / gaya streetball(pointbreaker!) yang langsung diakhiri dengan mencetak angka (shooting atau lay up) mendapatkan 1 point tambahan.
III.        DEFENSE
1.    Sistim defence adalah MAN TO MAN.
2.    Boleh Double team 
3.    Boleh Jaga Bantu 
4.    Apabila Team melakukan ‘ZONE DEFENCE’ akan langsung dikenakan Technical Foul.
IV.        FOUL
1.     Pelanggaran akan diberikan langsung oleh wasit terhadap pelanggaran permainan bola basket.
2.     Personal Foul diberlakukan sesuai dengan peraturan bola basket regular (4 Foul Trouble, 5 Foul Out).
3.     Batas TEAM FOUL adalah 4 Foul per team.
4.     Team Foul kembali menjadi 0 (nol) saat perubahan babak dalam satu pertandingan (kecuali over time).
5.     Semua Foul yang terjadi, menjadi penambahan team Foul dalam setiap babak dalam satu pertandingan. Kecuali, TECHNICAL FOUL  yang diberikan oleh wasit untuk illegal defence.
6.    TECHNICAL FOUL dalam LA Lights Streetball:
-   Technical Foul yang dikenakan karena pelanggaran peraturan Bolabasket Reguler dengan hukuman 2 kali Free Throw dan penguasaan bola kembali. Akan masuk dalam hitungan team foul.

Selasa, 04 Desember 2012

trik streetball


Perkenalan Trik-Trik Streetball kepada Wartawan

Perkenalan Trik-Trik Streetball kepada Wartawan



Ajang LA Lights Streetball kembali akan bergulir di tahun 2012. Pada perhelatan di tahun kedelapan ini akan melahirkan persaingan yang ketat antar para streetballer Indonesia. Untuk menembus persaingan itu diperlukan kreatifitas yang tinggai dari seorang streetballer. Siapa yang siap bersaing, maka dialah yang akan menduduki tahta tertinggi LA Lights Streetball 2012.
Tahun ini. LA Lights Streetball semakin matang dalam mengeluarkan peraturan maupun mekanisme pertandingan yang akan dipakai. Dalam LA Lights Streetball 2012 dibutuhkan kejutan permainan adu trik yang menghibur dan menarik untuk ditonton. Untuk memperkenalkan trik-trik dalam LA Lights Streetball maka diadakan pembekalan bagi wartawan peliput yang diadakan di Hall C, Senayan, Jakarta, Rabu (2/5).

"LA Lights akan terus memberi kontribusinya terhadap olahraga streetball yang membutuhkan skill tinggi. Streetball dapat mewakili brand LA Lights sebagai brand yang mengusung semangat positif, kerja keras dan kreatifitas yang tinggi. Kami tak henti dalam menantang para streetballer untuk menunjukan kualitas streetball terbaik yang mereka miliki. Jadi, siapa yang berlatih keras, disiplin tinggi, dan pantang menyerah maka ia akan menjadi seorang pemenang.  Kami akan terus memberikan perhatian untuk membesarkan olah raga ini sehingga dapat menjadi olah raga aspiratif," ucap Maya Shintawati, Brand Manager LA Lights.

Untuk menjadi seorang streetballer handal dibutuhkan tingkat krtetifitas yang tinggi dalam menciptakan trik-trik baru. Semakin tinggi tingkat kesulitan seseorang dalam menciptakan trik, maka akan menjadi daya tarik dalam permainan.

"Kami menantang para streetballer untuk menciptakan trik-trik baru yang nantinya akan menjadi trade mark mereka sendiri. Trik yang mereka ciptakan dapat merepresentasikan ide-ide kreatif mereka sendiri yang asli (originalitas) dan bukan dari hasil meniru trik yang telah ada sebelumnya, Menciptakan sebuah trik baru merupakan sebuah tantangan besar bagi para streeballer," ucap Denny A.K.A D-Rockz, salah satu juri senior di LA Lights Streetball.

Rabu, 28 November 2012

CLS Lolos dari Lubang Jarum Lagi



Kalahkan Hangtuah Melalui Overtime


Kalau ingin nonton pertandingan menegangkan, pilihlah laga CLS Knights Surabaya. Betapa tidak, dalam tiga laga pertama seri Bandung Speedy NBL Indonesia 2012-2013, mereka baru memastikan kemenangan pada detik akhir pertandingan. Bahkan, dalam laga ketiga melawan Hangtuah Sumsel Indonesia Muda kemarin (27/11), mereka butuh overtime untuk menang 75-72 di C-Tra Arena.

Yang kian membuat fans CLS sport jantung, dalam tiga laga itu CLS selalu tertinggal di kuarter-kuarter awal. Termasuk saat melawan Garuda Kukar Bandung dan Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga. Baru di paro kedua pertandingan, Dimaz Muharri dkk bangkit.

Dalam pertandingan kemarin, CLS tertinggal 26-28 pada akhir kuarter kedua. Baru pada kuarter ketiga CLS balik unggul 45-43. Di kuarter keempat Hangtuah tidak menyerah. Mereka memaksakan overtimesetelah kedudukan imbang 67-67.

Babak overtime pun masih seru karena CLS hanya unggul 8-5. Kemenangan kemarin sekaligus menjadi revans atas kekalahan mengejutkan CLS dari Hangtuah musim lalu di C-Tra Arena.

Meski selalu lolos dari lubang jarum dan menang dalam tiga pertandingan awal, pelatih CLS Eduard Santos Vergeire mengaku tidak puas dengan kinerja timnya. Pelatih yang karib disapa Coach Dong itu menilai, performa timnya masih angin-anginan. Menurut pelatih asal Filipina tersebut, Dimaz Muharri dkk belum menunjukkan karakter bermain layaknya kandidat juara.

"Selalu dan selalu terjadi, anak-anak telat panas. Saya masih memiliki pekerjaan besar untuk membenahi masalah mental. Menurut saya, ini memang berasal dari mental," terang Coach Dong.

"Di dua pertandingan sebelumnya kami memulai dengan jelek, namun mengakhirinya dengan baik. Tapi, malam ini (tadi malam, Red) anak-anak memulai dengan jelek dan mengakhirinya dengan jelek. Meski saya melihat mereka bekerja keras untuk meraih kemenangan," lanjutnya.

Sekali lagi, Rachmad Febri Utomo menjadi bintang CLS. Pemain asal Solo, Jateng, tersebut sukses menjadi top scorer dengan raihan 24 poin. Dia juga sering membantu pertahanan dengan membukukan sembilan rebound. Itu kali kedua beruntun bagi Febri sebagai top scorer.

Di sisi lain, pelatih Hangtuah Apriyadi menyatakan bangga meski anak asuhnya kalah. Menurut dia, anak asuhnya tak pantas kalah jika melihat bagaimana Tri Wilopo dkk mendikte permainan CLS.

Sayang, kematangan para pemain Hangtuah masih berada di bawah penggawa CLS. Beberapa kali pemain Hangtuah gagal memanfaatkan peluang. Salah satunya, free throw pada saat-saat genting.

"Tim ini memang improve. Namun, sekumpulan pemain muda yang tengah improve tentu membutuhkan thinking player yang memadai. Di tim ini, pemain yang memiliki knowledge gamebagus masih kurang," ujar Apriyadi.

Faktor kematangan itu yang membuat anak asuhnya terlihat mengalami penurunan mental saatovertime. Beberapa kali para pemain Hangtuah gagal memasukkan bola dari free throw. Menurut Apriyadi, selain fisik yang menurun, itu disebabkan mental yang belum siap.

"Tapi, anak-anak bisa mendikte mereka (CLS). Hanya, anak-anak memang belum bisa melakukanadjustment dengan baik. Mereka menerima instruksi pelatih mentah-mentah. Ini pelajaran berharga untuk kami semua," tegas Apriyadi. (ru/c13/ang)


(sumber : http://www.nblindonesia.com/v1/index.php?page=newsdetail&id=2401 )

Skuad Muda Garuda Gilas NSH GMC




Tren positif Garuda Kukar Bandung berlanjut. Tim yang bermaterikan pemain muda ini tampil dominan saat meladeni NSH GMC Riau dalam lanjutan Speedy NBL Indonesia 2012-2013 seri I Bandung di GOR C-Tra Arena, Selasa (27/11). Garuda tampil beringas menggilas NSH GMC dengan skor telak 91-41.

Diperkuat kembali oleh Hendru Ramli, dominasi Garuda sudah terlihat sejak kuarter pertama. Memasang dua rookie (Diftha Pratama dan Chandistira Pranatyo) mendampingi para seniornya sebagai starter, Garuda benar-benar tidak terhentikan. Pergerakan Fadlan Minallah di bawah ring NSH GMC sangat sulit terhenti. Demikian pula Hendrik Agustinus dan juga ketika Vinton masuk bermain. Fadlan mencetak delapan poin di kuarter pertama sebagai bagian dari total 31 angka yang diraih Garuda. NSH GMC sendiri hanya mampu mencetak delapan poin.

Kekuatan big man Garuda diteruskan oleh pemain tahun kedua Garuda, Dhiya Ulhaq. Tidak mencetak angka di kuarter pertama, Dhiya tancap gas di kuarter kedua. Namun sayang, secara keseluruhan Garuda tidak segarang di kuarter pertama. Garuda menutup kuarter kedua dengan keunggulan marjin 30 poin, 47-17.

Ryan Febriyan menjadi satu dari sedikit pemain NSH GMC yang bermain sangat efektif. Ryan konsisten saat bertahan dan sangat baik ketika melakukan offense. Total delapan poin telah diraih Ryan bagi timnya hingga akhir kuarter ketiga dalam rata-rata 75 persen pada field goals.

Garuda yang berada di atas angin, leluasa menggonta-ganti pemainnya di kuarter terakhir. Wan Amran, kepala pelatih Garuda bahkan beberapa kali mengganti lima pemainnya sekaligus. Performa Hendrik kembali meninggi di kuarter terakhir dengan tambahan tujuh poin. Semuanya hasil usaha Hendrik dari jibaku di bawah ring.

Hanya Jonathan Elyaday yang tidak mencetak poin bagi Garuda. Lima pemain bahkan meraih poin dengan digit ganda. Chandistira Pranatyo dan Surliyadin 12 poin, Fadlan Minallah dan Hendrik masing-masing 11 poin, dan Hendru Ramli tertinggi dengan 13 poin. Sementara dari kubu NSH GMC, Ryan dan Juliano Gandhi terbanyak dengan masing-masing 10 poin.

”Kemenangan ini dampak dari grafik mental anak-anak yang menanjak setelah menang lawan Stadium,” ujar AF. Rinaldo, asisten pelatih Garuda . ”Kita bukan hanya memikiran kemenangan saja dari game ini, tapi kita juga memanfaatkan jam terbang para pemain muda untuk siap menghadapi pertandingan sisa yang sangat sulit,” sambung pria yang akrab disapa Inal ini.*

Dell Aspac Tembus 100 Angka Pertama di 2012


Penampilan Dell Aspac Jakarta pada lanjutan seri II NBL Indonesia di Sritex Arena Solo sulit dibendung oleh rival sekotanya Comfort Mobile BSC Jakarta.
Aspac sukses mengungguli BSC di setiap kuarter dan keluar sebagai pemenang dengan skor fantastis 101-47. Pringgo Regowo tampil sebagai bintang pada pertandingan tersebut dengan raihan 21 angka 12 Rebound dan satu steal diikuti Xaverius Prawiro dengan 20 angka dan 2 rebound.
Selain kedua pemain diatas, kemenangan Aspac atas BSC tidak bisa dilepaskan dari peran Isman Thoyib yang mampu menjaga daerah bawah ring Aspac dengan baik. Dua blok ia lakukan kepada dua pemain BSC yakni Susanto dan Rendra Rudini.
Aspac menutup kuarter pertama dengan fantastis unggul jauh atas BSC 18-5. Kuarter kedua meski BSC mulai memberikan perlawanan namun itu semua belum cukup untuk meredam kekuatan para pemain Aspac. BSC pun masih tertinggal dengan skor 45-22.
Kembalinya Thoyib pada kuarter ketiga semakin memperparah torehan angka yang diciptakan oleh BSC. Mereka hanya mampu menambah 10 angka pada kuarter ini dan tertinggal semakin jauh dengan 66-32.
Kuarter pamungkas sepenuhnya menjadi milik Aspac. Setidaknya 35 angka berhasil mereka ciptakan guna menutup pertandingan dengan kemenangan 101-47 atas BSC. Oei Abraham Trisakti menjadi eksekutor terakhir Aspac yang mengantarkan mereka menjadi tim pertama yang mencetak di atas 100 angka pada NBL musim 2011-2012.